IT Business, r u Dare?

Categories Uncategorized

Sekarang ini era-nya era informasi teknologi. banyak informasi yang tersedia setiap saat di internet. tentu saja hal tersebut harus didukung dengan infrastruktur yang memadai. Saya ambil contoh yaitu PC. di perkantoran sangat lazim menggunakan PC untuk mendukung kelancaran tugas-tugasnya. Bahkan, mau tidak mau setiap pegawai harus bisa paling tidak program office. Demikian juga para pencari kerja (job seeker) haruslah menguasai paling tidak excel dan word.

Mencengangkan……..
Bisnis di sektor ini sangat melimpah orderannya, karena ketidaktahuan (atau tidak mau tahu) dalam me-maintenance PC nya, sebuah kantor bisa menghabiskan dana yang cukup besar…

untuk maintenance sebanyak 70 unit PC menghabiska dana Rp31.500.000,00 (rata-rata 450.000/unit). Belum termasuk penggantian suku cadang.

Ah…kadang orang sepele yang namanya me-maintenance peralatan, menurutku sangatlah boros untuk sekian unit itu dihabiskan biaya segitu, coba ganti programnya dengan pelatihan atau workshop singkat bagaimana caranya mengelola file2, mengantisipasi virus, memback-up data, dan sebagainya, saya rasa sifatnya bisa lebih jangka panjang dan berguna.

kadang kita terlalu gampang menyerah, bukan anti sama slogan-nya Fauzi Bowo “Serahkan pada Ahlinya”, tapi, usaha dikit kek, gitu banyaknya artikel2 di tabloid, milis, internet yang membantu kita, ya gunakanlah…atau paling parah2nya tanya sama yang ahli, jangan cepatcepat serahkan pada ahli-nya, maksudnya biar kita juga jadi ahli gitu loh…

Hmmm…
Baca koran kompas hari ini dimana Departemen Kebudayaan dan Pariwisata membuat webya menghabiskan dana Rp17,5M..emang secanggih apa sih???

apa udah anti hacking?lagian penting nggak sh nge-hack situs departemen???apalagi departemen kebudayaan???pliss deh…kurang kerjaan aja, maap.

Tunggu di tulisan berikutnya hal-hal yang mencengangkan di Republik ini.

15 thoughts on “IT Business, r u Dare?

  1. Giliran komputer kantor diserang virus baru pada panik, dimasukin ke tempat perbaikan makan waktu berminggu-minggu (apalagi di daerah begini) dan menghambat kerjaan… Kalaupun ada yang jago biasanya otodidak.

  2. banyak hal yang bikin usaha gini sulit ditembus, bos.contohnya kantor2 gak mau ngasihin ke orang yang gak punya nama.padahal mungkin ongkosnya bisa lebih murah.jadinya yang untung tetep aja taikong2 besar.pribumi mah teuteup jadi pegawai dan kulinya.

  3. bisnis di IT ini memang menggiurkan,semua orang bisa masuk, percaya deh…seperti kata bung Uge, yang penting nama besar. kalau jaminan, hehehehehe…tunggu dulu…

  4. ada cara sebenernya. bikin kantor tok buat kerja.gak usah komputer kantor diisi macem2 games, pemutar lagu, internet, dsb. butuh lagu, beli dvd player aja. back office security dan maintenance nya aja bikin yang bagus dan berkualitas dengan SDM yang mumpuni.beres.

  5. gak bisa juga kalau strike macam gitu mas, berhubung setiap kantor pasti berbeda load kerjanya.Kalau aku suntuk tinggal putar lagu mp3, atau dowload dari internet.Memang pengetahuan dasar untuk security atau antivirus kudu ngerti lah..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *