hati-hati

Categories Uncategorized



Jangan tanya dulu kenapa jatuh, tapi analisis dulu kira-kira kenapa truk ini terguling. Penyebabnya bisa jadi karena:
1. Si Abang supir tidak memperkirakan gaya sentrifugal yang timbul akibat kecepatan yang terlalu tinggi pada lintasan berupa lingkaran?
2. Si Abang supir tidak memperhitungkan massa kendaraan yang dibawanya, sehingga labil ketika membelok?
3. Ada yang mau menambahkan?

Dimana ini?
tikungan manis dari arah Pejompongan muter menuju Slipi, di depannya Gd. manggala wanabakti. Lihat kereta di belakangnya warna oranye? Itu adalah kereta Merak-Tanah Abang, yang sedang menuju Stasiun Palmerah.

Entah ya, setiap kali melihat kecelakaan aku selalu merinding. Apalagi jika terjadi luka parah. Mungkin, si pemilik truk ini sudah mengasuransikan truknya. Namun, apakah termasuk dengan supirnya? Aku nggak yakin. Kecuali memang ada demikian. Kehidupan semakin sulit saja rasanya ketika harus memikirkan biaya perobatan dan sebagainya di tengah krisis yang sedang mencekik ini. Berhati-hatilah…jangan sampai terjadi sepertiku kemarin, walau hanya luka, namun membuat trauma….


5 thoughts on “hati-hati

  1. itulah sebab kita selalu diingatkan untuk berhati-hati..tapi seringkali banyak orang menganggapnya basa basi..tapi… begitulah.. cara hidup mengajarkan kita bertahandikau udah ngga jatuh-jatuh lagi kan?

  2. @Teh Nyai: Biar terbiasa sama yang serem-serem Teh, hahaha..btw dapat salam balik dari Mbak Diana, sekarang dia Ketua Timku@Kak Liza: pingin jatuh lagi kak, jatuh hati maksudnya, hahahaha.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *