Terumbu Tulang Istri

MADE ADNYANA OLE Apakah tubuh menggiring perahu atau perahu menyeret tubuh, dari tepi ke tengah laut? Kayan tak pernah bertanya. Satu hal ia tahu, tubuh dan perahu seakan memiliki rasa pedih dan ngilu yang sama – pedih dan ngilu yang meluncurkan mereka dalam satu garis lurus di atas landai ombak, di laut utara, saban pagi,…Continue Reading “Terumbu Tulang Istri”

Telepon dari Istanbul

VIKA WISNU Di Hagia Sophia seseorang lelaki asing menepuk bahu perempuan yang berdiri tak jauh di depannya dan bertanya, “Anda dari Indonesia?”. Si perempuan menoleh hingga rambutnya seolah melayang, mengiyakan dengan girang, ribuan kilo dari kampung halamannya di Pasuruan, ada yang mengenalinya, “Benar!” senyumnya lebar. Tapi takdir telah memilihkan akhir dari percakapan itu. Keduanya sama-sama…Continue Reading “Telepon dari Istanbul”

Faisal Oddang PERANG yang baru saja selesai telah mengubah banyak hal kecuali cinta kita, Arung. Saya harus pergi. Makassar setelah Ventje Sumual menyerah dan Permesta dibubarkan, bukan lagi Makassar yang membuat leluhur saya datang sebagai pedagang kulit penyu, ratusan tahun yang lalu. Nyawa saya terancam, kau tahu itu. Dan cinta? Cinta tidak pernah cukup dijadikan…Continue Reading “Sebelum dan Setelah Perang, Sebelum dan Setelah Kau pergi “

Kisah Ganjil Seorang Penggali Kubur

SANDI FIRLY   Karena kisah makam keramat seorang penggali kubur yang kudapatkan sore itu begitu memikat, malam harinya aku langsung menuliskannya menjadi sebuah cerpen dengan sangat lancar. Namun, ketika akan memasuki paragraf-paragraf akhir, aku baru sadar kalau cerpen ini atau tepatnya kisah itu-yang segera kamu baca, memiliki cacat logika. Aku tidak akan memberitahumu di mana…Continue Reading “Kisah Ganjil Seorang Penggali Kubur”