Jurnal Fotopuisi #6 Doa di Padang Ilalang

*Doa di Padang Ilalang* . Telah ku panggul salibku dalam merenda hari depan, Meski ku terseok-seok dan selalu harus pulang pada tembok ratapan. . Tak ada yang mampu memastikan bahwa rindu dan cinta tak mungkin lekang, termasuk pula oleh kenangan. Tak ada yang sanggup memastikan bahwa hari esok hanya dipenuhi oleh kebahagiaan; itu tak mungkin…Continue Reading “Jurnal Fotopuisi #6 Doa di Padang Ilalang”

Jurnal Fotopuisi #5: Tak ada Tempat (lagi) Bagi Kehilangan

‚Äč*Tak ada Tempat (lagi) Bagi Kehilangan* Telah kujelajahi banyak tanah tempat manusia mengarungi hidup, tempat rindu dendamnya berkubang. . Jejak tanah basah antara Parapat dan pulau Samosir bentang alam Danau Toba kulewati dalam karnaval ingatan Berjejer deretan waktu terus mengulang-ulang rinduku yang luka ingatan itu tiba di poros langit mengadu tentang luka rindu yang berkali…Continue Reading “Jurnal Fotopuisi #5: Tak ada Tempat (lagi) Bagi Kehilangan”