Kepada Sapardi: Soal hujan dan bunga

Apa yang Kita harapkan dari hujan, selain air yang jatuh di selokan, jalan, pohon?

Apakah seperti seorang gadis kecil di seberangkan gerimis yang di tangan kanannya bergoyang payung. Tentulah ia sedang bersuka melantunkan senandung dalam hujan dalam nada nada teratur yang menenangkan. Meski ia tahu, betapa bergumulnya menyimpan rahasia-rahasia.

Ataukah seperti burung yang suka menyapa hujan, menaruh embun di daun seraya bernyanyi saat fajar?

ataukah seperti bumi yang berdenyut menerima dendam yang dihamilkan hujan, agar tak kuasa menolak melahirkan bunga-bunga bersama matahari?

ataukah seperti gadis kecil yang menangis lirih sendiri di lorong saat hujan, agar ia tak ditanya mengapa wajahnya basah?

ataukah seperti seorang tua sedang duduk di beranda sambil menanti cahaya terang Bulan dan tidak menyadari hujan telah lama reda.

atau seperti pejalan yang seru membahas pertengkaran manakah antara ia dan hujan yang paling setia hidupnya?

pada akhirnya kisah hujan mengajarkan agar kita manusia merasa berbahagia dan tidak hidup sia-sia dalam kefanaan.

kiranya kata-katamu harum bak bunga-bunga sampai kita lupa untuk apa.

Depok, 20072020

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 − 1 =