rayuan pulau kelapa

membaca lirik lagu ini saya membayangkan Ismail Marzuki itu sedang berjalan di tepi pantai dan menghirup udara seluas-luasnya. Sembari mendengar desau angin dan merasakan riak air, ia mengambil sebuah pena dan menulis bait-bait lagu ini. Lalu ia naik ke sebuah pondok dan mulai membuat notasinya. Selanjutnya ia puas pada pekerjaannya dan pulang seraya mengingat indahnya … Continue reading rayuan pulau kelapa