Membuka isolasi, menjalin relasi

Di tengah kejadi dan pemberitaan yang masif tentang wabah virus Corona (Covid2019), bagaimana merefleksikan membuka isolasi dan menjalin relasi? Hingga 15 Maret 2020, jumlah kasus positif Covid-19 sudah 117 orang Di Indonesia. Apa fenomena yang terlihat? Berikut pengamatan saya (15/3/2020): di gereja, sudah terlihat berkurangnya jumlah jemaat yang datang. Dari atas altar, saya menghitung sekitar … Continue reading Membuka isolasi, menjalin relasi

Prima

Minggu-minggu ini merupakan minggu yang sedikit melelahkan. Ditambah kondisi cuaca hujan setiap pulang kantor membuat badan lebih suka rebahan dibanding diajak jalan.Berita tentang virus corona yang mengakibatkan korban jiwa tampaknya tidak begitu terdampak di Indonesia. Namun, perkara demam di negeri orang seperti Malaysia, Singapura, Cina, Hongkong, tidak sesederhana yang kita bayangkan. Begitu alat pengukur suhu … Continue reading Prima

to be happy

dalam sebuah diskusi di suatu awal tahun, saya mendapat sekelumit kisah hidup dari seorang kawan lama, ia terserang diare pada malam natal.Ia mengatakan bahwa ia dirawat di IGD karena sudah lebih 20 x ke belakang. Selanjutnya membuat saya merenung, betapa rentannya hidup untuk hal-hal yang tampaknya sederhana: contohnya makan.Namun,  ternyata tidak sesederhana itu.  Cerita berlanjut … Continue reading to be happy

Admirabile Signum

Nak, ingatlah iniwaktu berlalu tahun bergantinamun tiap senja tidak pernah sama:Admirabile Signumia hanya berpesan bahwa sesulit apapun kehidupanakan ada akhirnyaberanilah engkau bercahayarasanyanya kau tak perlu melawan kegelapantetapi jangan sampai apimu padammenyala-lah sampai habis waktunyanak, sadarilahbahwa kesulitan dan keluh adalah keniscayaankuatkan hatimu lewat setiap persoalanpada dunia fana inihidupmu tak mudahnamunberilah maknaagar jiwamu abadi.tapos.291219

The Paradoxical Commandments

Mengakhiri kebaktian kemarin, di bagian pengutusan ada tertulis The Paradoxical Commandments oleh  Mother Teresa. Namun ketika saya melakukan penelusuran, versi aslinya ditulis oleh Dr. Kent M. Keith. Sementara versi yang ditulis oleh Mother Teresa  adalah kata-kata yang dituliskan di dinding rumah Mother Teresa di Calcutta.Suatu pekerjaan yang kita tahu apa konsekwensinya, namun sebenarnya hal itulah … Continue reading The Paradoxical Commandments

Change

Menutup hari ini, saya ingin menulis tentang apa yang saya alami hari ini, terutama pembicaraan menarik dengan dua orang yang cukup menginspirasi. Pertama, dengan seorang muda, berusia masih di bawah empat puluhan, ayah dari dua orang putra. Ia mengatakan bahwa ia ingin menjadi pengajar (baca: dosen) alih-alih pekerjaannya saat ini yaitu bergelut di bidang pengadaan barang. … Continue reading Change