Category: Puisi

Menunggu

Usai sudah malam Sudah tiba di seberang hari Selesaikah kerja? Rayakan pada bunyi-bunyi yang mendesak ingin mengusir sunyi. Mari nikmati keriuhan ini sejenak Tanda kehidupan sedang bergerak. Cikarang Barat, 10 Juli 2017.

Visualisasi Puisi: Di Restoran

Kita berdua saja duduk. Aku memesan ilalang panjang dan bunga rumput – kau entah memesan apa. Aku memesan batu di tengah sungai terjal yang deras – kau entah memesan apa. Tapi kita berdua saja, duduk. …

Pada mulanya ad…

Pada mulanya adalah Sunyi dan Sunyi itu melahirkan Kata dan Kata menciptakan alam semesta dan alam semesta menyanyikan madah. Dan semua madah kembali ke Sunyi di baris terakhir semua puisi, Surat Untuk Tuhan,  Leo Kleden, …

Photopoem: Menanti Matahari

Menanti Matahari By Didiet Prihastuti Kamu pernah bertanya, “dimana gerangan matahari?” dan aku berlari sekuat tenaga ke timur.. Hingga kini, aku tak tahu apakah aku sesungguhnya pernah terbit menghangatkanmu.. Tapi itu tak lagi menjadi penting, …

Mengapa

Mengapa muncul sebuah tahun? karena ada persepakatan. mengapa ada usia? karena menunjukkan kesementaraan mengapa ada kekhawatiran? karena ada ketidakpastian mengapa ada perpisahan? karena ada waktunya bertemu kembali mengapa ada harapan? karena dunia belum berakhir dari …

Merdekakah kita ?

Merdekakah kita? di kala diri kita tereksploitasi hanya untuk bekerja?di kala hak kita terinjak-injak?di kala kemiskinan membelenggu?di kala biaya pendidikan begitu mahal?d kala biaya hidup tak lagi kompromi?di kala hati nurani kita buta oleh kesombongan? …

Di Timur Matahari

Pagi ini terbangun, tiba-tiba teringat dengan lagu karangan WR Supratman, yang syairnya begini: Di Timur MatahariMulai BercahyaBangun dan BerdiriKawan SemuaMarilah Mengatur Barisan KitaPemuda-pemudi Indonesia ~~Selamat Berkarya Putra Putri Indonesia