Sebuah Cerpen  Menyerahkan Diri Pada Kabut   Oleh: Dian Cahaya   “Tapi aku akan memilih mencintai daripada ketakutan, meski melawan arus norma-norma, sistem nilai, mungkin (juga) agama”  Adakalanya dihadapan kita tidak hanya ada satu jalan, namun kita harus  menghindar dari berbagai semak belukar, lorong-lorong gelap dan sempit, jalanan berliku dan penuh bahaya. Dihadapan kita telah terbentang jalan yang sulit nan panjang….Continue Reading “Sebuah Cerpen “