Lupakan sejenak soal angka-angka dan garis mati. Luangkan waktu melihat pagi baru. Perang dengan yang tak terlihat masih terjadi, jangan lupa sruput kopi.
Category: Journey
Di trotoar
Lima kilometer pertama setelah tiga purnama. Percakapan sunyi tetap menjadi teman cerita. Barangkali pemeran sinema sedang bersiap, menunggu waktu tabuh gendang. Kata-kata keluar berlompatan, saat mata terpaku pada satu bidang. Sunyi mengusir pulang. “Waktu duduk …
Solitude 3
16:2 Ningko do mandok Jahowa Ho do Tuhangku Ndang adong hasonanganku Dungkon ni Ho
Dauntless
Nak, lagi pelajaran yang perlu kau taruh di hatimu. Kita hidup dalam situasi yang tidak pernah berhenti dari masalah dan persoalan. Janganlah kau minta dalam doamu agar kau dilalukan dari masalah. Namun mintalah kekuatan. Mintalah …
Sun in frame
Kata Sang Raja bijak, “tak ada yang baru di bawah matahari.” Kataku, “aku pandang matahari dengan cara baru.”
Doa pagi 7
Pada sebuah pagi secangkir kopi panas pada subuh baru saja embun berlalu dalam doa yang tiada kata memohon kasih yang bermurah tanpa kata pula sebuah bingkai indah kupacu lagi kendara dengan hati hangat
Napaktilas
Sebagai penanda. Pernah muda. Susur jalan raya pos Daendels, edisi corona.
Ketahanan digital
Bulan Juni telah tiba. Satu semester telah menyapa. Wabah tak kunjung meramah. Menunggu sambil meneropong celah. Biarlah jemaah Sapardi bersorak meriah. Merayakan rintik rindu rahasia yang kering diserap tanah. Mungkin butuh mesin pompa, untuk menguak …
Sudut jalan
Tuhan yang Mahapemurah terima kasih.
Stabling
Demikianlah berhentilah dulu kiranya perjalanan tuan dan puan kiranya membuat senang hati hingga bertemu handai taulan atau berjumpa sepi dan kami juga berhenti bersama embun malam bergurau dengan mimpi Stasiun Cirebon, 2019