Menerima kasih.
Adukan senja
Menerima kasih.
sepilihan kisah perjalanan – hidup – mimpi
Undangan untuk Menghayati Kehidupan Melalui Fragmen Kata dan Jejak
Menerima kasih.
Sore tadi, kala memburu senja. Namun terlambat, ia buru-buru sembunyi. Terlihat seorang mendorong gerobak yang sebenarnya bernasib kurang lebih sama dengan saya. Bedanya, dia menjual bakso hangat. Saya menghangatkan ingatan. Tadi.
Sekali waktu saya pernah melewati Sianjur Mula-mula-tempat kelahiran penyair Sitor Situmorang-. Pemandangan dari arah Tele menuju Samosir sangat indah. Konon, katanya Debata Mulajadi Nabolon (Dewanya suku Batak) menurunkan anaknya, boru Deak Parujar dari kayangan ke …
Sekelebat hadir lagi album kenangan setelah habis hujan. Bahwa bahagia itu sederhana sesungguhnya tidak ada. Ia bercampur dalam lautan perasaan yang luas, tak terikat pada definisi. Waktu merayap lambat pada lantai dingin ruang itu. Setiap …
Berkali-kali mimpi itu datang, tentang kuatir yang tak perlu. Namun siapa yang menyambut sadar ketika lamunan adalah tamasya ke tempat-tempat imaji terbaik. Adalah sebuah realitas yang diiringi dengan kesadaran dan kebijaksanaan memberitahukan tentang pertarungan setiap …
sisa sore tadi. Bukan rintik rindu yang mesti dirahasiakan. Hari ini ada besok menguap sirna. kuseruput hujan bersama manis pahit kopi, yang hari ini percuma besok berbea.
Sisa keliling kota kemarin. Biar kayak influencer. Passion creates the desire for more and action fuelled by passion creates a future. Byron Pulsifer Meski kita bergumul terus setiap hari, ya kan Om Byron.
Kadang saya tak sadar dengan tengah minggu, saya seperti ingin segera tiba di akhir pekan, atau menghindari senin yang ramai. Dulu memang dinanti, sekarang sudah biasa terlewati. ini cerita tentang rabu minggu lalu, saat rapat …
Hujan baru selesai berbicara, pesannya cukup jelas. Masih ada sisa-sisa mimpi yang tercecer di bantal, seprai, dan di kolong meja. Pagi yang terburu. Raungan mesin mengudara, berebut frekuensi dengan suara burung dan sisa hujan. Ah….tampaknya …
If you have knowledge, let others light their candles in it. Margaret Fuller Guru kesenian sewaktu sma dulu namanya pak Jasmen Maruli Tua Sinaga. Orangnya terlihat santai. Ke sekolah pakai sepatu kets, meski atasannya seragam …