Sumpah pekerja

Senin yang merusuh pagi yang tergesa istirahat yang kantuk bangun yang terlambat lambung yang dangdutan mata yang sembab panas yang membakar demi acara di lapangan lebar: sumpah pekerja @hws 281019

senja

Senja tak membeda-bedakan kepada siapa ia akan datangtermasuk pada mata tuan dan puanyang menanti pada suatu kenang hari berganti waktu berlaridaya terbatas melahap peristiwasemoga hikmat dan budimampu mengasah rasa bahwa waktu itu fana, makna terus …

di pasar

dari mana, Bung? seorang pria tengah baya menyapa di sebuah pagi minggu yang cerah. betapa suatu sapa adalah suara semesta suatu kata menjelma bahasa suatu doa bersembunyi dari sapa dan kata pasargintung, 25082019

Senja dari Teropong Kota

pada senja ini tetiba teringat ibu pada belasan tahun lalu kala menuju senja perjalanan pulang dari mangga dua meminta turun di depan istana karena hanya dilihatnya hanya dari televisi atau karena itulah namanya tidak bu, …

Swarnadipa

setelah duapuluhempat purnama di Swarnadipa mendengar kembali roda besi yang berderit, menghasilkan kerja meski ada yang tersingkir dan tersisih. memang…. besi menajamkan besi, manusia menajamkan manusia.