Untuk Kalian, Anak-Anakku Tersayang
Kelak ketika kalian tumbuh dan membaca surat ini, mungkin dunia sudah jauh berbeda dari hari-hari kalian berlari di bawah matahari, bermain air, dan tertawa lepas tanpa beban.
Tapi ada hal-hal yang tak akan pernah berubah—dan itulah yang ingin kusampaikan hari ini:
Berbahagialah kalian, anak-anakku. Bukan karena hidup selalu mudah, tapi karena kalian memilih untuk tetap bersyukur dan melihat keindahan, bahkan dalam hal kecil. Kebahagiaan itu bukan tempat, tapi cara kalian memandang hidup.
Akur dan saling dukunglah. Karena hidup ini panjang, dan tak selalu lurus. Kalian akan menemui perbedaan, perselisihan, bahkan jarak. Tapi jangan pernah biarkan hati kalian saling menjauh. Ingatlah, kalian tumbuh bersama—dan itu adalah anugerah yang tak semua orang punya.
Jadikan dunia lebih baik. Mulailah dari langkah kecil: dari tutur yang lembut, dari tangan yang menolong, dari sikap yang jujur. Dunia ini perlu lebih banyak hati baik—dan aku percaya, kalian bisa menjadi bagian dari itu.

Apa pun yang nanti kalian pilih, kemanapun kaki kalian melangkah, jangan lupa dari mana kalian berasal, dan siapa saja yang selalu mendoakan kalian diam-diam.
Dengan kasih yang tak akan pudar,
Dari aku, bapa tuamu, juga tulangmu