Ruang sunyi

Hujan baru selesai berbicara, pesannya cukup jelas. Masih ada sisa-sisa mimpi yang tercecer di bantal, seprai, dan di kolong meja. Pagi yang terburu.

Raungan mesin mengudara, berebut frekuensi dengan suara burung dan sisa hujan. Ah….tampaknya Tuhan mengerti. Saat hening tak lagi di ruang sunyi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

9 + 1 =