Tag: Puisi

Sabda Khong Guan dalam Syukuran Sutabawor

Perjamuan Khong Guan dan Senyum Karyamin |Joko Pinurbo dan Ahmad Tohari In three words I can sum up everything I have learned about life: it goes on. Robert Frost Buku yang saya baca ulang di …

Percakapan pagi

Hai. Bagai mana keadaan hari ini? Sesuai pra perkiraan cuaca. Adakah kau bertambah bijak setelah hujan berkali-kali? Sepertinya biasa saja. Hanya sepertinya hujan kali ini memilih untuk jatuh, tak merahasiakan lagi rintik rindunya. O begitu? …

Jurnal Fotopuisi #8 Percakapan di Ruang Senja

Percakapan di Ruang Senja Barangkali ini adalah catatan yang menggenapi hari dengan tapak perjalanan dalam waktu yang fana takkan ada pesta perayaan kali ini karena beribu hari aku gagal mengeja peristiwa kemarin aku memahaminya melalui …

Jurnal Fotopuisi #7 Yang Tak Terucapkan

Yang Tak terucapkan gemuruh angin membawa kabar tentang perempuan yang memanggul salib hidupnya ia menyeret langkahnya pada pusara takdir dalam sergapan karnaval luka Berkali-kali ia menolak cuaca yang bosan mengabarkannya melalui orkestra air hujan membawanya …

Jurnal Fotopuisi #6 Doa di Padang Ilalang

*Doa di Padang Ilalang* . Telah ku panggul salibku dalam merenda hari depan, Meski ku terseok-seok dan selalu harus pulang pada tembok ratapan. . Tak ada yang mampu memastikan bahwa rindu dan cinta tak mungkin …

Jurnal Fotopuisi #4 Matahari Terbit dari Takengon

Matahari Terbit dari Takengon Hangat sinar mentari mendekap udara yang dingin Awan berbisik mesra dengan gumpalan menari-nari dipelupuk mata Pagi itu tibalah sebuah pesan darimu, kekasih. Pesanmu adalah nasihat bijak bagi hidup yang kita aliri …

Jurnal Fotopuisi #3: Orang-orang yang berjalan

Orang-orang yang berjalan . Hidup adalah permainan layang-layang Demikian Kuntowijoyo meracik kata dalam cerpen “Dilarang mencintai bunga-bunga” orang-orang berjalan mengikuti langkah kaki setia pada degup jantung juga suara hati. orang-orang berjalan mencari penghidupan karena tak …