Selamat berjuang, para pejalan sunyiyang doanya tertutup rapat dalam hatimelayangkan harapan setinggi langit pagiberharap keajaiban singgah hari ini di antara rel dan pintu waktu yang terbukaIa berdiri, membawa ketenangan dalam langkahnyalembut bukan karena lemah,namun karena …
Author: helvry
Di bawah Langit yang Sama
Hai, yang lama tak bersuadi antara gemuruh roda dan langkah tergesa,kulihat langit senja memeluk kota,mobil-mobil berlari,orang-orang pulang, entah karena lelah,entah karena rindu. Semoga selamat selalu,meski hari tak selalu ramah,meski jalan pulang kadang terasa jauh,ada doa …
kereta pagi.
Nietzsche berkata: Hidup berarti menderita, bertahan hidup berarti menemukan makna dalam penderitaan. Di stasiun, ribuan alasan berjalan beriringan. ada yang membawa mimpi, ada yang memikul luka. kereta adalah saksi pergulatan jiwa yang tak pernah selesai. …
Bunga mekar, harapan di tengah kegundahan
Minggu pagi ini udara terasa lembut, meski dalam hati ada rasa gundah yang sulit dihapus. Saat berjalan pagi, saya berhenti sejenak di sebuah jalan. Di tepi jalan itu, bunga-bunga jatuh mekar dengan tenang. Bunga itu …
setiap nama
Terima kasih untuk kakak-kakak Nakes yang luar biasa di Wisma Atlet tahun 2021. Hari ini saya menemukan kembali catatan kecil dari masa itu—tertulis nama saya, obat yang harus diminum, dan kata-kata semangat yang mereka tulis …
Jika Suatu Hari Kalian Membaca Ini
Untuk Kalian, Anak-Anakku TersayangKelak ketika kalian tumbuh dan membaca surat ini, mungkin dunia sudah jauh berbeda dari hari-hari kalian berlari di bawah matahari, bermain air, dan tertawa lepas tanpa beban. Tapi ada hal-hal yang tak …
Dia Hanya Sejauh Doa: Renungan dari Kebaktian Sore yang Teduh
Minggu sore itu, langit tidak terlalu cerah, tapi juga tidak mendung. Udara terasa sejuk, agak tenang, seolah mengundang hati untuk diam. Kebaktian sore memang selalu lebih sunyi dari kebaktian pagi. Jemaat yang datang bisa …
Siluet, Sepeda, dan Mentari di Persinggungan Merapi-Merbabu
Masih gelap. Sebelum pukul lima pagi, kami meninggalkan penginapan dengan sepeda. Udara dingin menusuk, jalanan menanjak, dan lutut mulai goyah. Sepeda tak lagi dikayuh, melainkan didorong perlahan menuju Punthuk Setumbu. Langkah demi langkah diiringi napas …
60 tahun Kompas, Suatu Perjalanan Batin
Hari ini Kompas genap berusia 60 tahun. Usia yang panjang untuk sebuah media, dan dalam banyak hal, juga bagian dari perjalanan batin saya. Saya pertama mengenal Kompas di Takengon, kota kecil di dataran tinggi Gayo. …
Slari Coffee: Tempat Menemukan Ketenangan dan Pengetahuan
Saya adalah seorang pekerja di perusahaan negara. Sehari-hari, waktu saya banyak tersita untuk pekerjaan, rapat, target, dan segala aktivitas lainnya. Namun, di sela-sela rutinitas itu, saya selalu berusaha menyediakan waktu — meski hanya sebentar — …
