Author: helvry

30 Hari Bercerita #3 Dimana Rumahmu Berada, Disitulah Hatimu Berada

“Di mana rumahmu?” seringkali bukan sekadar pertanyaan tentang koordinat GPS. Di balik jawaban kita, sering ada pernyataan terselubung tentang status, pencapaian, dan identitas. Rumah adalah kebanggaan yang kita pamerkan kepada dunia. Namun, bagi saya, pelajaran …

30 Hari Bercerita #2 Menemukan Kehidupan di Stasiun dan Perjalanan

Ada satu tempat di mana manusia paling jujur dengan perasaannya: Stasiun. Stasiun adalah tempat di mana drama kemanusiaan dipentaskan tanpa naskah.Berkali-kali, dalam penugasan dinas saya di stasiun, saya berhenti sejenak hanya untuk menyaksikan momen-momen itu. …

30 Hari Bercerita #1 Mengapa Bercerita?

Seringkali, di ruang rapat korporat atau dalam obrolan serius dengan sahabat, kita terbiasa membombardir lawan bicara dengan fakta, data, dan nasihat “bijak”. Tapi, cobalah jujur, berapa banyak dari semua itu yang benar-benar menempel dan mengubah …

Blog Belum Mati: Cerita Orang yang Belum Berhenti Menulis

Ada sebuah keresahan yang belakangan ini sering mampir di kepala saya. Di tengah gempuran video singkat (reels) berdurasi 15 detik yang membuat rentang perhatian kita makin memendek, di tengah hiruk-pikuk media sosial yang terasa seperti …

Ironi Dalam Galeri

Kita sering bicara tentang “memanusiakan manusia” di kantor, tapi sering kali kita gagal melakukannya di galeri foto ponsel kita sendiri. Ada sebuah fenomena psikologis yang hampir dialami semua orang saat melihat foto grup. Mata kita …

Dari Tanah Toba ke Dunia: Sebuah Perjumpaan dengan Sitor Situmorang

Perjalanan saya ke Gramedia Jalan Matraman hari ini ternyata mempertemukan saya dengan dua hal yang tak direncanakan. Pertama, sebuah sudut hangat bernama Kafe Buku Makarya—ruang kecil yang membuat buku dan waktu berjalan lebih pelan. Kedua, …

Natal di Takengon: Syahdu di Tengah Keterbatasan

Suasana Natal tahun ini di Takengon terasa sangat memprihatinkan. Seperti dikutip dari media sosial IG RRI Takengon dan BBC Indonesia, kebaktian Natal di Gereja Katolik Santo Petrus dan HKBP Takengon berlangsung dengan penuh kesyahduan, namun …

Sore di Sarinah, Refleksi Advent

Perjalanan pulang sore itu dimulai dari Stasiun Gambir. Tadinya ada rencana mengikuti apel posko Nataru, namun hingga lewat pukul lima sore kegiatan itu belum juga dimulai. Kabar terakhir justru menyebutkan baru akan berlangsung sekitar pukul …

Kenangan Tidak Pernah Sederhana

Saatnya mulai mencadangkan foto masa lalu, bukan sekadar memenuhi arsip album foro, tapi untuk merapikan lorong kenangan. Waktu terus berjalan, dan ingatan punya hukuman yang paling halus namun paling kejam: perlahan menggerogoti detail yang dulu …

Jeritan sunyi yang sampai ke Langit

Aku percaya, doa adalah bentuk jeritan hati manusia. Ada yang terucap, ada yang hanya bergema di dalam dada — namun keduanya sama kuatnya. Doa bukan sekadar rangkaian kata, tetapi bisikan terdalam tentang harapan, syukur, kegelisahan, …