Author: helvry

Sore di Sarinah, Refleksi Advent

Perjalanan pulang sore itu dimulai dari Stasiun Gambir. Tadinya ada rencana mengikuti apel posko Nataru, namun hingga lewat pukul lima sore kegiatan itu belum juga dimulai. Kabar terakhir justru menyebutkan baru akan berlangsung sekitar pukul …

Kenangan Tidak Pernah Sederhana

Saatnya mulai mencadangkan foto masa lalu, bukan sekadar memenuhi arsip album foro, tapi untuk merapikan lorong kenangan. Waktu terus berjalan, dan ingatan punya hukuman yang paling halus namun paling kejam: perlahan menggerogoti detail yang dulu …

Jeritan sunyi yang sampai ke Langit

Aku percaya, doa adalah bentuk jeritan hati manusia. Ada yang terucap, ada yang hanya bergema di dalam dada — namun keduanya sama kuatnya. Doa bukan sekadar rangkaian kata, tetapi bisikan terdalam tentang harapan, syukur, kegelisahan, …

Siapakah yang membentuk kita?

“Ada jarak yang tak terukur antara hari ini dan masa lalu, tapi satu foto mampu menjembatani semuanya—menghadirkan rasa syukur dan haru dalam satu tatapan.” Hari ini saya menemukan kembali sebuah foto… foto berusia 17 tahun …

Bur Telege — Di Antara Gunung dan Telaga, Saya Menemukan Rumah

Ada tempat yang mungkin tidak tercantum dalam daftar destinasi wisata dunia, tapi selalu tercantum di hati saya: Bur Telege.Dalam bahasa Gayo, bur berarti gunung; Telege mungkin berasal dari kata telaga. Nama yang sederhana, namun menyimpan …

Ketika Sebuah Percakapan Menjadi Cermin

Ada perjumpaan-perjumpaan kecil dalam hidup yang datang tanpa rencana, namun justru membawa kehangatan yang sulit dijelaskan. Momen kemarin siang—makan bersama, minum kopi, dan berbagi cerita—menjadi jeda manis di tengah padatnya hari. Seorang sahabat meluangkan waktunya …

Ruang yang Kadang Kita Lupakan

Hanya sebuah cerita. Jika ada kesamaan tempat, itu benar-benar kebetulan saja. Aku, Ardan, pernah bertemu seseorang yang entah kenapaselalu mampir begitu saja dalam pikiranku.Namanya Lira. Kadang dia muncul tanpa alasan. Tanpa pemicu apa pun.Seolah ada …

Pelajaran Kecil dari Bunga Tapak Dara

Pagi itu, saya berinisiatif bangun lebih cepat, melakukan latihan ringan—jogging dan jalan santai. Persiapan menuju Papandayan semakin dekat, dan udara pagi terasa seperti hadiah kecil yang menenangkan. Jalanan masih sepi, segar, dan setia dengan kesejukannya. …

Gunung Salak dan Pelajaran Melepaskan

Pagi kemarin, dari balkon apartemen, saya berdiri sambil menarik napas panjang masih dengan kepala yang belum sepenuhnya “siap bekerja”. Malam sebelumnya saya baru pulang dari perjalanan yang panjang; panjang dalam hitungan waktu, tetapi juga panjang …