sendiri tak berarti sunyi, riuh jalan hanya irama tanpa suara.bangku taman menjadi temanyang tak perlu bertanya: berbuka dengan siapa.
Category: Life
Sepeda dan kenangan yang berputar
Akhirnya, sepeda datang lagi! Setelah sekian lama hanya teronggok berkarat di halaman, sepeda ini kembali menemani hari-hari saya. Bisa dibilang, ini alternatif olahraga baru setelah jogging dan jalan pagi. Sepeda ini sudah cukup senior—dibeli sekitar …
Senja, perjalanan dan refleksi.
Apa yang paling berkesan dalam hidup? Sering kali, dalam kesibukan sehari-hari, kita lupa meluangkan waktu untuk berhenti sejenak, menepi dalam keheningan, dan bercermin pada perjalanan hidup. Apakah kita telah memberi warna bagi sesama? Sudahkah kita …
Hari kasih yang lelah
Pejalan yang lelah menahan lelah, Berjuang di sesaknya gerbong yang pasrah, Orang-orang berebut pulang tergesa, Mengejar malam, merindu rebah Angin berembus lembut di tepian, membawa sunyi yang tak terbantahkanDalam temaram jingga yang teduhia sadari, waktu …
Melangkah dengan Syukur: Refleksi Awal Februari
Awal Februari sudah tiba. Tahun baru telah berlalu satu bulan, bergeser perlahan tanpa terasa. Dan di bulan ini, usia saya pun bertambah—kilometer ke-42 dalam perjalanan hidup. Puji syukur kepada Tuhan atas setiap waktu yang telah …
Melampaui Batas Diri
Pernahkah Anda membayangkan bahwa sebuah khayalan bisa menjadi kenyataan? Saya tidak pernah membayangkan diri saya mengendarai motor trail. Mengapa? Karena saya bukan tipe orang yang menyukai petualangan perjalanan penuh lumpur atau melintasi kubangan yang dalam. …
Advent Keempat dan Hari Ibu: Merayakan Kasih dan Kesetaraan
Pada tanggal 22 Desember 2024, kita merayakan dua momen istimewa: Advent Keempat dan Hari Ibu. Dua peringatan ini, meskipun berbeda konteks, memberikan pesan mendalam tentang kasih, kesetaraan, dan panggilan untuk hidup yang bermakna. Advent Keempat …
Bandung yang berhujan
Hari ini, Bandung kembali menyuguhkan wajahnya yang paling syahdu. Rintik hujan perlahan menetes, membasahi kota, menumpang menumpahkan kesejukan dan kesunyian yang lembut menyentuh jiwa. Di stasiun, para penumpang bersiap melanjutkan perjalanan. Beberapa membawa koper penuh …
Paskal
Di bawah langit yang gaduh,ia mulai paginya dengan teduh,dengan doa,ia membaca dan mendengarkan suara yang menyejukkan jiwa. Karena bagi yang mencari,pagi tak hanya waktu, tapi arah,di setiap kata, ada kebijaksanaan yang membuatnya tetap tabah.
Hati yang Mendengar dan Telinga yang Berbicara: Refleksi Menjelang Akhir Tahun
Memasuki akhir Oktober, kita hanya tinggal dua bulan lagi menuju 2024. Saat merenungkan sepuluh bulan yang telah berlalu, saya tidak bisa tidak menghitung berapa banyak perjalanan baru yang telah saya lalui. Dalam perjalanan tersebut, saya …