Nak.
Tetaplah ingat, agar kau terus berpegang pada harapan.

Terkadang melepaskan adalah salah satu cara agar kau tidak tertekan. Hidupmu sangat berharga.
Suatu hari kelak, kau akan kembali bahagia. Seperti menemukan ladang bunga matahari, yang tersenyum padamu. Suatu hari kelak, kau akan bersama-sama orang yang kau cintai dan mencintaimu, dengan semangkuk bubur, cerita, dan tawa yang hangat.
Jadilah teman bagi diri sendiri, balut luka-luka dan terimalah bahwa engkau terus menerus dalam proses menghayati belas dan cinta kasih yang menyembuhkan.
Seperti matahari, yang besok dan seterusnya akan menyapa setiap insan, bangkit dan lanjutkan hidupmu.
Aku mengasihimu.
- 40 Hari Mencari Makna #21 Gema Sabtu Sunyi
- 40 Hari Mencari Makna #20 Tetelestai – Sudah Selesai
- 40 Hari Mencari Makna #19 Ironi Pontius Pilatus
- 40 Hari Mencari Makna #18 Pertobatan Ekologis
- 40 Hari Mencari Makna #17 Akar dari Segala Pengetahuan
- 40 Hari Mencari Makna #16 Antara Ritual Teks Dan Kejujuran Hati
- 40 Hari Mencari Makna #15 Keajaiban di Kaki Merbabu, Saat Kebaikan Bertemu Kebaikan
- 40 Hari Mencari Makna #14 Rangkasbitung, Bona Fide dan Rahasia Kecukupan
- 40 Hari Mencari Makna #13: Mencukupkan Diri di Jalur Setapak
- 40 Hari Mencari Makna #12 Merawat Ingatan
